Informasi dan tips seputar kesehatan anda

Wednesday, May 15, 2013

On 12:19 PM by Unknown in    No comments

info sehat
Kemarahan dan bahaya berjalan beriringan, dan tentu saja, Anda pasti ingin menghindari bahaya. Jadi sekarang saatnya untuk menyingkirkan kemarahan. Tapi bagaimana?
Pertengkaran dengan teman atau kekasih, argumen dengan seorang rekan atau bos, bad hair day, atau bahkan perut kembung adalah segala sesuatu yang bisa membuat Anda marah.
Ada cara untuk mengontrol kemarahan serta kehidupan Anda. Ingin tahu bagaimana? Berikut adalah beberapa cara super dan cepat untukmengontrol amarah Anda.
1. Minum segelas air perlahan-lahan
Metode yang luar biasa sederhana ini sangat efektif. Saat Anda mulai marah dan mengeluh dan menemukan diri dicengkeram oleh gelombang kemarahan, tuangkan diri Anda segelas air dan minum perlahan-lahan. Berkonsentrasilah pada setiap tegukan, bayangkan bagaimana air akan turun, dari bibir dan mulut, hingga sampai ke perut. Anda akan menemukan diri Anda lebih tenang kemudian.
2. Pukulan cepat!
Sebuah bantal yang lembut akan sangat membantu Anda untuk menjadi tenang kembali. Biarkan semua kemarahan Anda diarahkan pada bantal. Pukulan cepat akan segera menyelesaikannya. Dalam beberapa menit Anda akan menemukan bahwa kemarahan Anda sudah hilang.
3. Bayangkan sesuatu yang benar-benar lucu
Tutup mata Anda dan munculkan wajah orang yang membuat Anda marah. Sekarang visualisasikan dirinya dengan cara yang menurut Anda paling lucu dan konyol. Saat Anda membayangkan orang itu dalam situasi lucu yang berbeda, Anda akan tertawa dan melupakan kemarahan begitu saja.
4. Tarik napas dalam-dalam
Isolasi diri Anda, tutup mata dan bernapaslah dalam-dalam. Cobalah untuk mendengar suara napas Anda saat Anda menarik napas dan menghembuskan napas. Tutup pikiran Anda, jangan biarkan ada suara lain yang masuk kecuali suara napas Anda. Menarik napas dalam-dalam dan lambat akan membuat detak jantung melambat dan kemarahan pun akan pergi.
5. Libatkan diri Anda dalam beberapa aktivitas mental
Saat Anda marah, manjakan diri Anda dalam beberapa aktivitas mental. Memecahkan Sudoku atau teka-teki, misalnya. Bila tidak dapat menemukan apa-apa, tutup mata Anda dan mulai menghitung mundur dengan melompati satu digit; 100, 98, 96... dan seterusnya. Segera Anda akan sibuk dengan kegiatan itu dan melupakan kemarahan Anda.

By:Liyashady at:zoom-indonesia.com
On 12:16 PM by Unknown in    No comments
info seputar kesehatan
Faktor genetik dapat mempengaruhi risiko seseorang untuk mengidap penyakit jantung. Tetapi kabar baiknya, penyakit ini sebagian besar dapat dicegah. Kita mungkin pernah mendengar nasihat bijak yang mengatakan, untuk menjaga jantung tetap sehat, maka harus mengonsumsi makanan begizi dan teratur berolahraga.

Namun bukan cuma perubahan gaya hidup yang dapat lakukan untuk menekan risiko sakit jantung. Apa yang Anda minum juga bisa membuat perbedaan. Berikut ini adalah beberapa jenis minuman yang disarankan yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung :

1. Kopi
Mungkin hal ini sepintas terdengar aneh. Tapi tahukah Anda bahwa kopi memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi ketimbang kakao atau teh? Mengonsumsi kopi dalam jumlah yang tepat dapat menghambat peradangan dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. 
Sebuah studi jangka panjang dan berskala besar, di mana melibatkan lebih dari 83.000 perempuan menunjukkan bahwa minum 2 cangkir kopi setiap hari dapat memangkas risiko terkena stroke 20 persen lebih rendah ketimbang mereka yang sedikit minum kopi atau tidak sama sekali.

Saran : Meminum antara 2 hingga 4 cangkir kopi per hari termasuk kategori moderat. Tetapi jika Anda mengalami insomnia, gelisah dan kelelahan, cukup minum satu gelas saja.

2. Jus delima
Belakangan ini reputasi jus buah delima semakin melonjak dan memikat para peneliti gizi. Betapa tidak, para pakar dari University of California menemukan bahwa, kapasitas antioksidan jus delima tiga kali lipat lebih tinggi ketimbang anggur merah dan teh hijau. Bahkan penelitian awal menunjukkan, konsumsi rutin jus buah delima dapat menurunkan kolesterol, mengurangi plak arteri (faktor risiko untuk penyakit jantung), dan meningkatkan aliran darah ke jantung.

Saran: Jika memungkinkan, hindari tambahan pemanis saat membuat jus delima.

3. Anggur merah (red wine)
Anggur merah mengandung banyak senyawa yang dapat melindungi kesehatan jantung, termasuk di antaranya resveratrol. Resveratrol memiliki sifat antioksidan yang dapat melindungi pembuluh darah di jantung serta membantu mencegah pembentukan penggumpalan darah. Beberapa bukti juga menunjukkan, konsumsi anggur merah dalam jumlah yang moderat dapat meningkatkan HDL (kolesterol baik).

Saran: Untuk perempuan, dianjurkan tidak lebih dari 1,5 gelas perhari. Sedangkan untuk pria, tidak lebih dari 2 gelas.

4. Teh hitam
Teh hitam dihasilkan melalui proses fermentasi setelah daun dipanen lalu dikeringkan. Pengolahan ini mengubah komposisi kimia dari daun, sehingga menghasilkan beberapa antioksidan kuat yang membantu mendukung kesehatan jantung. Teh hitam telah terbukti mengurangi risiko stroke, mengurangi LDL (kolesterol jahat), memperbaiki fungsi pembuluh darah, dan meningkatkan aliran darah dalam arteri koroner. 

Saran : Semakin lama Anda mencelupkan teh, maka semakin besar manfaat fitokimia yang diperoleh. Oleh karena itu, menyajikan teh dengan air panas akan jauh lebih baik sekaligus menjaga kandungan antioksidan tetap terjaga. Minum beberapa cangkir teh hitam setiap hari dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

5. Teh hijau
Seperti teh hitam, teh hijau mengandung banyak antioksidan yang baik untuk jantung. Perbedaan utamanya adalah bahwa teh hijau tidak difermentasi. Sebuah studi tahun 2004 menunjukkan bahwa minum teh hijau dalam jumlah yang banyak dapat mencegah resiko penyakit arteri koroner. Ada banyak penelitian yang menghubungkan konsumsi teh hijau dengan kolesterol rendah, pencegahan pembekuan darah dan stroke.

Saran: Minum 1-3 cangkir teh hijau sehari.

6. Air

Dehidrasi dapat berkontribusi pada beberapa faktor risiko untuk penyakit jantung koroner, termasuk darah kental. Ketika Anda sedang mengalami dehidrasi, darah akan menjadi lebih kental. Kondisi ini membuat hati Anda mengeluarkan lebih banyak energi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Bahkan, dehidrasi kronis dapat menyebabkan hipertensi (tekanan darah tinggi). 

Saran:  Banyak ahli merekomendasikan setidaknya dalam sehari seseorang harus minum 8-10 gelas air (untuk dewasa).  Tetapi rekomendasi jumlah yang harus diminum  tidak bisa berlaku pada setiap orang dan setiap kondisi.  Yang pasti, jangan biarkan tubuh Anda sampai mengalami dehidrasi. Anda juga dapat menambahkan jus atau air perasan lemon ke dalam air hangat untuk menambahkan cita rasa sekaligus memeroleh manfaat peluruhan dan antioksidan.


By:Liyashady at:zoom-indonesia.com